Breaking News
Home / Strategi / 4. Tentukan Target

4. Tentukan Target

Print Friendly, PDF & Email

 

#4. Tentukan Target

“Platform partai ini adalah Keislaman sekaligus Keindonesiaan. Partai Bulan Bintang adalah Partai Islam sekaligus Partai Indonesia. Partai Bulan Bintang, sebuah partai politik, bukan gerakan ideologi, bukan gerakan dakwah dalam artian yang biasa walaupun politik adalah bagian integral dari dakwah. Partai politik memunyai agenda politik yang jelas, ada susunan organisasinya, strukturnya, program-programnya, dikampanyekan, ikut pemilu. Kalau partai ini memperoleh suara, mayoritas hasil pemilihan umum, maka partai ini akan memerintah Negara ini. Jadi kalau Partai Bulan Bintang memperoleh mayoritas dalam pemilu tahun depan. insya Allah kita urusi Negara Republik Indonesia ini.”

Sangat penting dan mendasar sekali menentuksan target suara yang “harus” diraih, dalam pemilu, wa bil khusus target suara di Dapil. Setidaknya agar perencanaan pemenangan tidak ngawur alias serampangan.
Mari kita berandai-andai tapi serius!

Andikan data yang kita gunakan adalah suara sah nasional hasil Pemilu 2014, yakni 124.972.491 suara, dan asumsi yang kita gunakan adalah asumsi pertambahan maksimum yakni 15 %, maka perkiraan suara sah adalah : ( 1+ 15%) x 124.972.491 = 143.718.365

Kita sederhanakan dengan membulatkannya menjadi 150.000.000 suara sah nasional! Akibatnya, sekurang-kurangnya jumlah suara sah secara nasional yang harus diperoleh oleh partai peserta pemilu agar melampaui (4%) adalah: 4% x 150.000.000 = 6.000.000 suara.

Skala perencanaan untuk lolos PT selanjutnya tinggal membagi secara proporsional dan menetapkan besaran yang harus dicapai setiap wilayah, atau bisa dibebankan kepada masing-masing Dapil. Semua itu bermuara pada upaya agar diikutsertakan dalam penghitungan pembagian kursi DPR RI di setiap Dapil.

Pertanyaannya adalah, “Apakah kalau PT 4% terlampaui partai bisa otomatis memperoleh kursi DPR RI? Jawabnya, mungkin bisa dan mungkin tak-bisa. Karenanya, diperlukan cara lain untuk menentukan target di Dapil, agar perencanaan target itu, bisa menghasilkan kursi. Setidaknya kursi terakhir di setiap Dapil.

Bagaimana caranya?

Di sini arti penting apa yang disebut sebagai Ambang Batas Tersembunyi (hidden threshold). Konsep hidden threshold adalah konsep universal yang bisa digunakan untuk menakar persentase mutlak harga 1 kursi di setiap Dapil, berapapun suara yang sah nantinya.

Dalam konsep Metode D ’Horndt yang mengenal Bilangan Pembagi Pemilihan (BPP), atau 1 kursi di Dapil dengan kuota n kursi dirumuskan sebagai

1 kursi = 100 % : n. Akibatnya, Dapil Jabar VI (Kota Depok dan Bekasi), dengan kuota kursi DPR RI sebanyak 6, harga 1 kursi pastilah 16,67%. Artinya partai apa saja yang mampu meraih 16,67% suara sah di Dapil PASTI akan mendapatkan 1 kursi.

Bagairnana dengan sistem konversi suara kursi Sainte Lague yang dipakai pada Pemilu 2019, apakah masih bisa digunakan perhitungan itu?.

Metode hidden threshold masih laik digunakan, setidaknya untuk merencanakan capaian suara dalam skala Ideal, Minimal dan optimal.
Perhatikan sketsa di bawah ini!

Berdasarkan skema di atas, maka:

  1. Target Ideal perolehan suara di setiap Dapil adalah (100/n)% suara sah. Artinya, di Dapil Jabar VI jumlah suara yang harus dicapai adalah 16,67% suara sah. Bila diasumsikan dengan jumlah pemilih di setiap TPS yang rerata terdiri atas 250 orang, maka di setiap TPS harus diupayakan sebanyak: = (16,67)/100 x 250 = 42 suara
  2. Target Minimal perolehan suara di setiap Dapil adalah (100/3n)% + 1 suara sah. Artinya di Dapil Jabar VI jumlah suara yang harus dicapai adalah (5,56% +1) suara. Dengan asumsi per TPS sebanyak 250 orang, maka diperlukan sebanyak:= {(5.56)/100 x 250} +1= 15 suara
  3. Target Optimal perolehan suara, ditentukan dengan rerata atau nilai tengah harga mutlak 1 kursi penuh, yakni (100/2n)% (50/n)%. Artinya di Dapil Jabar VI jumlah suara yang harus dicapai adalah 8,34%. Dengan asumsi yang sama, banyaknya suara yang harus dikumpulkan di setiap TPS adalah: = (8,34)/100 x 250 = 21 suara.

Siapapun calegnya, apapun tingkatannya, berapapun kuota kursinya di dapil, serta serta dimanapun dapilnya, insyaallah rambu-rambu penentuan target berbasis hidden threshold ini akan sangat bermanfaat dan memudahkan memetakan apa yang harus dikerjakan dengan segala keterbatasannya, khususnya di daerah dekat pertempuran perebutan pemilih terjadi, takni tempat Pemungutan Suara alias TPS.

TABEL BATAS TERSEMBUNYI DAN KUOTA KURSI

Kuota KursiAmbang Batas Tersembunyi (%)  
IdealMinimalOptimal
333,3412,0016,67
425,008,3412,50
520,006,6710,00
616,675,568,34
714,294,767,15
812,504,176,25
911,113,715,56
1010,003,345,00
119,103,044,55
128,342,784,17

 

“Pahamilah betapa hebatnya bila Anda tidak harus benar, dan jangan berada terlalu jauh di depan sampai-sampai orang tidak tahu Anda bagian dari mereka — JOHN NAISBITT