Breaking News
Home / Artikel / H-32 Pileg dan Pilpres 2019 : Mendesak diberlakukannya Tatakelola Parpol yang Baik (1)*

H-32 Pileg dan Pilpres 2019 : Mendesak diberlakukannya Tatakelola Parpol yang Baik (1)*

Print Friendly, PDF & Email

16/3/2019

OTT oleh KPK terhadap sdr. Romahurmuziy, Ketua Umum PPP pada hari Jum’at keramat 15 Maret 2019, mengisyaratkan keperluan mendesak diberlakukannya Tatakelola Parpol yang Baik (Good Political Party Governance – GPGG).

Dalam cuplikan video berdurasi pendek berikut, sdr. Romahurmuziy mengatakan : “….Sekarang ini antara pejabat dan penjahat itu beda tipis. Hari ini pejabat, besok bisa langsung menjadi penjahat. Kenapa? Karena memang sistem politik kita hari ini yang berbiaya tinggi menjadikan banyak pejabat yang melakukan hal-hal yang melanggar peraturan perundang-undangan sehingga ditangkap oleh KPK…..”

Belum lama berselang, yaitu di awal Februari 2019 kita mendapat berita media yang mebuat kita shock tentang mega korupsi 5,8 Triliun seorang kader PDIP yang menjabat sebagai Bupati Kotawaringin Timur sehingga dijadikan tersangka oleh KPK. Demikian pula mengenai Gambar peta korupsi yang melibatkan partai politik di Indonesia di tahun 2014- 2017 berikut hanyalah contoh kecil betapa korupsi sudah sedemikian merajalela, karena gambar itu mampu bercerita dengan baik tentang banyak hal lebih dari 1.000 kata.

Rakyat geram, sedih, dan kecewa karena korupsi semakin membudaya. Betapa tidak, Sebelumnya daftar Ketum Parpol saat masih menjabat yang menjadi tersangka KPK ada empat orang. Mereka adalah Lutfi Hasan (PKS), Anas Urbaningrum (Partai Demokrat), Surya Darma Ali (PPP), dan Setya Novanto (Partai Golkar). Bila kemudian Romahurmuzy terbukti bersalah di Pengadilan Tipikor, maka dia akan menjadi Ketua Umum Parpol yang kelima yang menjadi penghuni Lapas Sukamiskin Bandung. Belum lagi kalau kita memasukan nama-nama koruptor yang saat menjadi tersangka adalah Gubernur, Bupati, Walikota, dsb.

Ada lima pilar GPGG, yaitu transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi dan kewajaran yang meliputi seluruh aspek tatakelola partai politik. Tanpa mengabaikan aspek lain yang juga penting, ada tiga aspek terpenting yang menjadi skala prioritas utk dibenahi yaitu ideologi, sistem kaderisasi, dan pendanaan yang menjadi penentu parpol tersebut untuk mampu menghasilkan kader-kader partai yang kompeten dan amanah (competent and trustworthy cadres) bukan saja untuk internal partainya, tetapi untuk kepentingan yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Bersambung…….

Jangan Golput pada tanggal 17 April 2019 Pilih Caleg PBB dan Prabowo Sandi

لا اله الا أنت، إني كنت من الظالمين….
اللّٰهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان
آمين يارب العالمين

Tiada tuhan selain engkau, sungguh aku termasuk orang yang zholim..
Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan sampaikan umur kami bertemu Ramadhan.

#MenangkanCalegPBB
#MenangkanPrabowoSandi
#PemiluJurdilTanpaKecurangan

* Azhar Zainuri, SE., MM Caleg PBB untuk DPR RI Dapil Sumsel I (Kota Palembang, Lubuk Linggau, Banyuasin, Musi Banyuasin, Musirawas, dan Musirawas Utara) Nomor Urut 3.

About Azhar Zainuri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *