Breaking News
Home / Artikel / Curhat Seorang Pengagum Berat Prof. Yusril dan Pecinta Partai Bulan Bintang

Curhat Seorang Pengagum Berat Prof. Yusril dan Pecinta Partai Bulan Bintang

Print Friendly, PDF & Email


Keterangan Foto : Acep Sofyan (Peci Hijau) bersama tokoh dan ulama Tasikmalaya 6/12/2018

 

Oleh Acep Sofyan, Caleg PBB untuk DPR RI Dapil Jawa Barat XI

Mau dijadikan pertimbangan boleh, Tidak pun tidak jadi masalah… Semua kembali kepada Kebijakan PARTAI BULAN BINTANG….

Tahun 2014 yang lalu, Paslon Capres Prabowo- Hatta menang di Jawa Barat dengan meraih suara kurang lebih sebanyak 16.000.000 pemilih. Padahal pada waktu itu belum ada gerakan 212 yang mampu menembus Politik Istana yang kokoh dan kuat. Hari ini semuanya sudah terlihat dengan jelas, pasca AKSI 212 di tahun 2016 yang lalu, kita bisa melihat partai mana yang pro penista agama dan mana yang anti penista agama.

Karenanya tidaklah berlebihan, jika Tim Pemenangan Nasional Prabowo Sandi mentargetkan perolehan 20 juta suara di Jawa Barat dalam Pilpres 2019. Fakta real dalam PILGUB JABAR kemarin, pasangan ASYIK mampu MEMATAHKAN semua lembaga survei yang hanya memprediksi 3-7% suara.. Dan ternyata HASIL nya sangat FANTASTIS, menembus angka 28% suara hampir mengalahkan pasangan RINDU.

Saya terlibat langsung dalam PILGUB kemarin menjadi RELAWAN ASYIK dengan kendaraan GUA 212, keliling di 27 Kota/Kabupaten di Jawa Bara. Saya ditunjuk langsung oleh para Ulama Jabar yg tergabung dalam Forum Ulama Mujahid 212 (FUM 212) yg DIRESTUI oleh PA 212 sebagai Ketua Umum GERAKAN UMMAT ALUMNI 212 (GUA 212) JABAR dg Misi TENGGELAMKAN PARTAI PENISTA AGAMA.

Bisa terbayangkan, ketika hari ini saya menjadi CALEG DPR RI dari PARTAI BULAN BINTANG, kemudian misalkan Kendaraan JIHAD KONSTITUSI saya ini justru BERLABUH dan BERGABUNG dg PARTAI PRO PENISTA AGAMA. Semoga tidak terjadi… Aamiin..

Dari sekian fakta di lapangan seperti ini, masihkah KITA beranggapan bahwa PILPRES harus DIPISAHKAN dengan PILEG? Masihkah KITA berpikir bahwa KITA HARUS FOKUS PILEG lupakan PILPRES, sementara ALAT utk meraih SUARA di DAPIL saya itu justru mayoritas pemilih yg melihat Figur Capres. Apa kata dunia jika KITA HARUS ABU ABU kan alias DINETRALKAN bahkan harus KITA BUANG jangan bicara CAPRES…?

Saya HORMAT dan TA’DZHIIM kepada Ketua Umum YIM yg BERIJTIHAD sebagai PRIBADINYA menjadi LAWYER JOKOWI-MARUF utk MELOLOSKAN PBB ke Parlemen, dan Kita harus DUKUNG. Tapi bukan berarti PBB harus BERLABUH ke No 01 atau bersikap NETRAL. Jika Prof. Yusril yg saya banggakan, mengambil sikap menjadi LAWYER 01 kemudian PBB ikut juga ke 01 atau Netral, maka KEBERPIHAKAN sudah nampak ke 01. Tapi jika Prof. YIM menjadi Lawyer 01 dan PBB ke 02, maka itu Strategi ZITU Mendayung diantara dua karang. Kepala Kebo diikat tali, Sayap Garuda kita isi..

Tulisan ini hanya Curhatan Hati dari Alfaqir yg penuh kekurangan, Bukan saran apalagi menggurui. Abaikan jika tidak dianggap penting..

#JAGAMARWAH IJTIMA’ ULAMA
#2019 PBB MASUK PARLEMEN
#2019 PRABOWO PRESIDEN
#2019 ACEP SOFYAN DPR RI

About Azhar Zainuri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *