Breaking News
Home / Beyond Pemilu 2019 / Strategi / 9. Manfaatkan Caleg DPD

9. Manfaatkan Caleg DPD

Print Friendly, PDF & Email

#9. MANFAATKAN CALEG DPD

“Ajaklah tokoh-tokoh agama, para ulama, para Ustadz dan Ustadzah, Mubaligh dan Mubalighoh, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh adat, pemuda, mahasiswa dan pelajar dan seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung dan memilih PBB dalam Pemilu. Lakukan sosialisasi partai sekarang juga, jangan menunggu. Kita berpacu dengan waktu untuk meraih kemenangan. Tidak ada kemenangan tanpa perjuangan dan kerja keras. Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum, sebelum mereka berjuang keras untuk  mengubah nasib dirinya sendiri.”

 

Hidup adalah saling mengambil manfaat. Bahkan sebaik-baik manusia, adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.[1] Dan kehidupan pun banyak memberikan contoh tentang saling-ambil-manfaat itu.

Perhatikan sapi atau kerbau di ladang. Dalam keasyikannya merumput, beberapa ekor burung bertengger di pundak sapi atau kerbau itu sambil mematuk dan memakan kutu-kutu yang hidup di sekujur tubuh sapi atau kerbau.

Sapi atau kerbau saling berbagi manfaat. Burung mendapat manfaat berupa makanan bergizi, sementara sapi atau kerbau mendapat  manfaat dengan berkurangnya kutu yang menghisap darah dan menyebabkan ketaknyamanan di tubuh mereka.

Ya, karena hidup saling mengambil manfaat, hal itu pulalah yang bisa dan harus A in In lakukan para caleg.

Pada siapa seorang caleg bisa saling berbagi manfaat?  Pada siapa saja yang berada dalam many yang sama. Dan ruang Pileg, ruang Anda sebagai caleg, adalah sama dengan ruang pemilihan Dewan Perwakilan Daerah  (DPD).  Karenanya, saling mengambil manfaat antara caleg dan Calon Anggota DPD adalah hal yang baik dan menguntungkan.

Aksi saling ambil untung antara Anda sebagai caleg dan Calon Anggota DPD bisa di lakukan dengan banyak cara. Salah satunya adalah dengan menawarkan Paket Bertukar Basis Dukungan!

Menurut Undang-Undang Nomor 7/2017, daerah pemilihan Calon Anggota DPD adalah Propinsi. Karenanya, dapil Anda sebagai Caleg pastilah bagian dari atau sama dengan dapil Calon Anggota DPD. Sehingga, kerjasama untuk saling memanfaatkan pendukung, dimana pendukung Anda diarahkan untuk memilih Calon Anggota DPD, sementara pendukung Calon Anggota DPD diminta memilih Anda, sangat mungkin dilakukan.

Pertanyaan terpentingnya adalah, “Bagaimana caranya agar kerjasama politik yang Anda tawarkan bisa diterima?”

Perhatikan fenomena kecil di sekitar kita. Uanyak orang pintar dan terkenal (public figure) mendongakkan kepalanya ke atas, dan setiap dipotret lebih memperlihatkan keangkuhan, setidaknya wibawa karena kelebihan dirinya, daripada rasa persahabatan.

Abraham Lincoln, bekas Presiden Amerika Serikat yang terkenal itu, pemah berkata, “Kalau Anda ingin memenangkan banyak orang maka yakinkahlah mereka bahwa Anda adalah orang yang bersahabat dan menjadi teman baik bagi mereka. Selanjutnya, buktikan agar harapan mereka benar-benar terpenuhi”.

Nah, dua kata kunci kita peroleh!

Kata kunci untuk membuat tawaran kerjasama Anda mungkin diterima oleh Calon Anggota DPD, yakni bersama-sama meyakinkan pemilih untuk memilih rekan Anda sebagai Anggota DPD, dan memilih Anda sebagai Calon Anggota legislatif, yakni: bersahabat, dan buktikan!

Menjadi ‘sahabat’ rekan Calon Anggota DPD, akan menimbulkan rasa nyaman bagi mereka, sehingga rasa percaya pun akan mudah tercipta. Untuk selanjutnya, meyakinkan bersama-sama konstituen masing-masing untuk memilih seperti yang diharapkan. Bersamaan dengan proses itu, pembuktian atas komitmen kerjasama, berjalan beriringan.

Bagaimanapun sistuasinya, kerjasama dengan Calon DPD adalah penting dan akan sangat membantu Anda menambah sejumlah pemilih di luar jangkauan Anda.

Lantas, bila tawaran ‘persahabatan’ dan ‘pembuktian’ yang akan Anda tawarkan menemm jalan buntu, “Adakah cara lain?”

Gunakan pihak ketiga.

Carilah tokoh yang menjadi pihak ketiga diantara Anda dan Calon Anggota DPD. Tentu pihak ketiga yang disukai dan dihormati oleh Calon Anggota DPD itu. Pihak ketiga itu bisa orang yang dekat dengan Calon Anggota DPD, bisa juga tokoh yang dikaguminya.

Pihak ketiga yang dimaksud, adalah orang ketiga yang kredibel, punya keahlian khusus, dikenal luas, dan yang terpenting adalah orang yang dapat digunakan atau dimintakan bantuannya untuk mencairkan suasana serta seseorang yang dianggap tak punya conflict of interest.

Karenanya, segera buka laman KPU yang berisi Daftar Calon Tetap Anggota DPD RI Tahun 2019, cari Propinsi dimana dapil Anda berada di dalamnya, catat nama mereka, lakukan inventarisasi, dan lakukan apa saja yang baru saja Anda baca ini.

“Umat Islam Indonesia, Bersatulah! Ingatlah bahwa memberikan suara di dalam Pemilihan Umum ini nanti berarti turut menentukan, apakah kita biarkan Republik Indonesia ini dikuasai oleh mereka jang anti-agama atau netral-agama, dan dengan demikian membiarkan puluhan djuta umat Islam Indonesia djatuh ke dalam lembah kemungkaran, kerusakan lahir dan batin. Na’uzu billah min zalik! Atau kita selamatkan Republik Indonesia ini dari keruntuhannja sehingga menjadilah ia satu NEGARA KEBADJIKAN jang diridhai Allah, dimana dilaksanakan adjaran-adjaran Islam dalam kehidupan manusia, masjarakat dan negara” — KAPPU MASJUMI 1954.

[1] Rasulullah, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda, bahwa “Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang Iain ” (HR. Bukhari)

(Sabar Sitanggang. 2018  “10 Langkah Menang di Dapil”, Depok: Pustaka Ar-Rayhan)